Katakanlah, “Wahai manusia, sesungguhnya aku ini Rasul kepada kamu
sekalian dari Allah yang mempunyai kerajaan seluruh langit dan bumi. Tak
ada yang patut disembah melainkan Dia.”........(QS. 7:159).
Dan kami tidaklah mengutus engkau melainkan sebagai pembawa kabar
suka dan pemberi peringatan untuk segenap manusi......(QS. 34:29).
Dan tidaklah Kami mengutus engkau melainkan sebagai rahmat bagi seluruh ummat.......(QS. 21:108).
Nabi Muhammad SAW telah mengubah pandangan hidup dan memberi semangat
yang menyala-nyala kepada umat Islam, sehingga dari bangsa yang
terkebelakang dalam waktu yang amat singkat mereka, mereka telah menjadi
guru jagat. Ummat Islam menghidupkan ilmu, mengadakan
penyelidikan-penyelidikan. Fakta sejarah menjelaskan antara lain, bahwa
Islam pada waktu pertama kalinya memiliki kejayaan, bahwa ada masanya
ummat Islam memiliki tokoh-tokoh seperti Ibnu Sina dibidang kedokteran,
Ibnu Khaldun dibidang Filsafat dan Sosiologi, Aljabar dan lainnya. Islam
telah datang ke Spanyol memperkenalkan berbagai cabang ilmu pengetahuan
seperti ilmu ukur, aljabar, arsitektur, kesehatan, filsafat dan masih
banyak cabang ilmu yang lain lagi.
Sepeninggal kholifah Ali bin Abi Tholib (656-661), sebagian
masyarakat Islam di Arab, Irak dan Iran memilih dan mengangkat Hasan bin
Ali. Beliau memerintah + 3 bulan, setelah itu jabatannya dialihkan
kepada Muawiyah bin Abi Sufyan, karena beliau menyadari kelemahan dan
kekurangan dalam kepemimpinannya, dia berfikir Muawiyah yang lebih cocok
untuk memimpin Umat Islam.
Pada tahun 661 M, terjadilah perpindahan kekuasaan dari Hasan kepada
Muawiyah. Serah terima jabatan itu berlangsung di kota Kuffah, kemudian
dikenal dalam sejarah Islam dengan istilah “Amul Jama’ah”.
Perpindahan kekuasaan kepada Muawiyah ibn Sufyan telah mengakgiri
bentuk pemerintahan yang demokratis. Kekholifahan ini menjadi semacam
monarchi absolut. Dan kekholifahan ini bertahan + sampai 90 tahun,
dimulai dari tahun 661 – 750 M. Selama masa pemerintantahan bani Umayyah
telah berkuasa sebanyak 14 khalifah dan diantara khalifah yang berhasil
dalam menjalankan roda pemerintahan adalah ;
1. Muawiyah bin Abi Sufyan (41-60 H / 661-680 M)
Muawiyah dilahirkan + 15 tahun sebelum hijriyah dan masuk Islam pada
hari penaklukan Mekah. Beliau diangkat langsung oleh Rasulullah sebagai
anggota sidang penulis wahyu yang bertujuan agar Muawiyah lebih akrab
dan Islam ini benar-benar tertanam dalam hatinya.
Dalam perjalanan sejarah hidupnya, kemudian dia diangkat sebagai
Gubernur Damaskus, dari sini karir politiknya dilakukan secara perlahan,
yang kemudian mengantarkannya ke puncak kekuasaan. Diantara yang
dilakukan adalah perluasan wilayah dan berusaha menaklukkan beberapa
daerah kekuasaan Byzantium dan Persia.
2. Kholifah Abdul Malik ibn Marwan (65-86 H / 685-705 M)
Beliau terkenal karena banyak jasanya dalam menciptakan keamanan di
semua wilayah Islam. Setelah keamanan menjadi stabil, maka ia berusaha
melaksanakan pembangunan untuk kesejahteraan rakyat, antara lain :
a. Membentuk mahkamah agung
b. Penggantian bahasa resmi
c. Penggantian mata uang dan lain-lain
3. Kholifah Walid ibn Abdul Malik (86-96 H / 705-715 M)
Pada masa pemerintahan beliau adalah masa-masa keemasan daulat bani
Umayyah, karena di samping wilayah Islam luas, kemajuan dalam bidang
sosial dan budaya.
4. Kholifah Umar bin Abdul Azis (99-101 H / 717-720 M)
Beliau di kenal dengan keadilannya menjalankan pemerintahannya. Ia
lebih mementingkan agama dari pada politik, lebih mementingkan persatuan
umat.
Beliau dalam menyebarkan Islam dilakukan dengan cara mengirimkan para muballigh ke India, Turki dan Barbar (Afrika).
5. Hisyam bin Abdul Malik (105-125 H / 724-743 M)
Beliau adalah termasuk orang yang cakap, sehingga masa pemerintahannya mengalami kemajuan yang amat pesat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar